Memiliki kucing yang manis di rumah memang merupakan suatu keistimewaan dan kegembiraan, tetapi menyaksikan perkembangan seekor anak kucing mulai dari buntelan imut bertumbuh menjadi kucing yang anggun dan menawan benar-benar merupakan pengalaman yang menakjubkan! Meskipun membawa anak kucing baru lahir(open in new tab) ke rumah adalah sesuatu yang indah, hal ini juga membawa sejumlah tanggung jawab baru yang perlu diperhatikan, termasuk mengetahui kapan dan bagaimana cara memberi mereka makan. Jika Anda bertanya-tanya pada umur berapa kucing bisa makan makanan, ini adalah panduan yang tepat untuk Anda! Oleh karena itu, artikel ini membahas beberapa cara paling penting untuk merawat anak kucing baru Anda. 

Meski bukan pilihan terbaik untuk memisahkan anak kucing yang baru lahir dari induknya, jika Anda berencana mengadopsi anak kucing yang masih bayi, Anda harus benar-benar siap.

Anak kucing yang baru lahir membutuhkan matras yang nyaman dan lembut, terbuat dari bahan yang dapat menyerap sisa-sisa setelah melahirkan. Memberikan lingkungan yang hangat untuk kucing kecil Anda sangat penting. Menggunakan inkubator untuk anak kucing bisa sangat efektif untuk menjaga kehangatan yang diperlukan. 

Anak kucing yang baru lahir sangat bergantung pada susu induk mereka, jika induk kucing tidak dapat menyusui, Anda mungkin perlu memberi mereka susu formula khusus anak kucing dengan menggunakan pipet tetes. Campuran susu evaporasi, kuning telur yang dikocok, dan sirup Karo dapat dijadikan pengganti yang cocok untuk kebutuhan susu awal mereka. 

Memahami umur berapa anak kucing bisa makan hanyalah salah satu aspek dari perawatan anak kucing. Aspek penting lainnya termasuk membantu mereka bersendawa, membantu mereka dalam buang air, dan mulai melakukan pengobatan cacing ketika mereka berusia 1 minggu.

Umur Berapa Kitten Boleh Makan? Memahami Kebutuhan Gizi di Setiap Usia

Dalam beberapa bulan pertama setelah kelahiran, anak kucing menunjukkan transformasi menakjubkan dari anak kucing yang imut menjadi kucing yang anggun. Selama periode pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif yang cepat ini, tidak mengherankan bahwa mereka memerlukan asupan kalori yang cukup dengan nutrisi khusus untuk mendukung pertumbuhan mereka.

Diet anak kucing memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan sosial dan temperamen mereka, sehingga sangat penting untuk memberikan mereka diet dengan keseimbangan nutrisi yang tepat selama bulan-bulan pertumbuhan. Kebutuhan gizi kucing berubah seiring pertumbuhannya, jadi memahami setiap tahap adalah kunci untuk memberikan dukungan yang tepat bagi anak kucing Anda yang sedang berkembang.

0-3 Minggu: Pemberian Susu Eksklusif

Selama tiga minggu pertama kehidupannya, anak kucing memiliki kebutuhan gizi yang sangat spesifik karena pertumbuhan dan perkembangannya yang pesat. Pada tahap ini, anak kucing hanya boleh mengonsumsi susu induknya, yang menyediakan semua nutrisi, antibodi, dan hidrasi yang mereka butuhkan. Jika induknya tidak ada, formula khusus anak kucing adalah alternatif yang aman. Hindari memberikan susu sapi, karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan ketidakseimbangan nutrisi.

3-6 Minggu: Pengenalan Makanan Basah

Sekitar usia 3-6 minggu, anak kucing mulai menunjukkan tanda-tanda kemandirian dan rasa ingin tahu. Gigi susu mereka mulai tumbuh, membuat mereka siap untuk makanan padat dalam jumlah kecil, yaitu proses penyapihan(open in new tab). Ini adalah waktu yang ideal untuk memperkenalkan makanan anak kucing yang lembut dan basah. Mulailah dengan piring dangkal agar mereka mudah menjelajahi dan makan. Secara bertahap meningkatkan variasi dan tekstur membantu anak kucing mengembangkan kebiasaan makan yang sehat sambil mendukung pertumbuhan mereka. 

6-8 Minggu: Transisi ke Makanan Padat dan Kering

Pada usia 6-8 minggu, anak kucing siap untuk beralih sepenuhnya ke makanan padat. Lanjutkan menawarkan makanan basah sambil perlahan-lahan memperkenalkan makanan anak kucing kering yang telah dilembapkan hingga konsistensinya seperti bubur. Seiring pertumbuhannya, porsi makan dan frekuensi pemberian makan dapat ditingkatkan secara bertahap berdasarkan kebutuhan energinya. Selalu sediakan air bersih dan segar, karena penting untuk pencernaan dan hidrasi(open in new tab), terutama saat memperkenalkan makanan kering.

Nutrisi penting untuk anak kucing

Diet seimbang yang kaya kalori dan nutrisi sangat penting untuk anak kucing selama masa pertumbuhan mereka, bagi mendukung perkembangan juga energi untuk bermain dengan mainan anak kucing mereka.

Biasanya, induk kucing bertanggung jawab membimbing anak kucing mereka melalui masa menyapih, yang mencakup tumbuhnya gigi dan mulainya bermain dengan mainan anak kucing. Setelah menyapih, penting bagi anak kucing untuk beralih ke makanan berkualitas tinggi seperti makanan anak kucing WHISKAS®(open in new tab) untuk memastikan mereka menerima nutrisi penting berikut.

Protein

Anak kucing, sama seperti kucing dewasa, memerlukan diet yang sebagian besar terdiri dari komponen berbasis hewan, termasuk protein, lemak, dan asam lemak, karena mereka adalah karnivora obligat. Protein yang mudah dicerna dalam makanan kucing basah WHISKAS® bertindak sebagai blok bangunan penting selama fase pertumbuhan mereka. 

Selain itu, protein hewan sangat penting bagi anak kucing, menyediakan asam amino yang diperlukan seperti arginin, lisin, dan metionin, yang krusial untuk perkembangan fisik mereka yang cepat.

Lemak dan asam lemak

Lemak hewan dan asam lemak penting untuk mendukung pertumbuhan cepat dan menjaga kesehatan mata dan bulu.

Taurin dan kolin

Asupan taurin dan kolin setiap hari dibutuhkan oleh kucing dewasa maupun anak kucing untuk menjaga fungsi tubuh vital dan pertumbuhan kognitif.

DHA

Asam Dokosaheksaenoat (Docosahexaenoic acid), yang terdapat dalam ikan berlemak seperti salmon, adalah asam lemak omega-3 esensial yang membantu meningkatkan fungsi otak dan penglihatan pada anak kucing.

Vitamin dan mineral

Meskipun anak kucing memerlukan berbagai vitamin dan mineral dalam jumlah terbatas, nutrisi tersebut tetap esensial untuk pertumbuhan fisik lengkap dan massa otot. Bahkan, anak kucing memerlukan asupan Vitamin A, tembaga, magnesium, dan yodium yang lebih tinggi dibandingkan kucing dewasa untuk mendukung transformasi cepat mereka.

Kalsium dan fosfor

Anak kucing yang sedang tumbuh memerlukan jumlah kalsium dan fosfor yang terbatas namun penting dalam diet mereka untuk membantu pengembangan tulang dan gigi, serta mendukung gaya hidup aktif dan bermain dengan mainan anak kucing mereka.

Cara Memilih Makanan Anak Kucing Berkualitas Tinggi

Sebagai pemilik kucing yang bertanggung jawab, memastikan anak kucing kita mendapatkan diet yang bergizi adalah prioritas utama. Saat memilih makanan kucing berkualitas tinggi seperti WHISKAS® untuk anak kucing, pertimbangkan beberapa hal ini:

  1. Pilihlah makanan yang tinggi kalori seperti makanan anak kucing basah WHISKAS®. Mereka membutuhkan lebih banyak kalori untuk mendukung gaya hidup yang energetik, waktu bermain yang aktif, dan pertumbuhan fisik yang cepat.
  2. Saat memperkenalkan makanan kering WHISKAS® pada anak kucing Anda untuk pertama kali, coba campurkan dengan makanan kalengan WHISKAS® untuk kombinasi yang lezat.
  3. Perhatikan dengan seksama pilihan makanan kucing WHISKAS® untuk anak kucing Anda. Makanan kucing WHISKAS® untuk anak kucing berkualitas tinggi yang dibuat dari bahan segar menyediakan semua nutrien esensial dan bebas dari pengawet kimia.

Makanan Basah WHISKAS® untuk Anak Kucing

Jika Anda bertanya-tanya cara memberi makan anak kucing, makanan basah kucing WHISKAS® adalah pilihan utama. Makanan basah ini kaya nutrisi, mengandung protein hewani, lemak, asam lemak, vitamin, mineral, dan cukup kelembapan untuk menjaga hidrasi anak kucing sepanjang hari. 

Umur berapa anak kucing bisa makan, dan bagaimana cara memberi makan anak kucing? Mengenai umur berapa anak kucing bisa makan, anak kucing yang berusia lebih dari 6 minggu dapat mulai dengan porsi kecil WHISKAS® makanan basah. Seiring pertumbuhan mereka, jumlahnya dapat secara bertahap ditingkatkan menjadi 4 hingga 7 porsi.

WHISKAS® Tasty Mix 2-12 Bulan Rasa Tuna Katsuobushi Wortel Dalam Jeli
WHISKAS® Tasty Mix 2-12 Bulan Rasa Tuna Salmon Labu Dalam Jeli
Makanan Basah Anak Kucing WHISKAS® Pouch Junior Tuna

Makanan Kering WHISKAS® untuk Anak Kucing

Banyak pemilik kucing yang bekerja penuh waktu mengalami kesulitan menyiapkan makanan buatan rumah untuk anak kucing mereka. Dalam kasus seperti ini, makanan kering WHISKAS® adalah alternatif yang sangat baik. Anak kucing berusia 6 hingga 12 minggu dapat diberi sekitar ⅓ cup makanan kering WHISKAS® setiap hari, dan anak kucing yang lebih tua dari itu dapat diberi hampir satu cup penuh.

WHISKAS® Junior Kering Rasa Ikan Kembung
WHISKAS® Junior Kering Rasa Tuna & Salmon
WHISKAS® Junior Kering Rasa Ocean Fish

Berapa banyak sebaiknya memberi makan anak kucing?

Kebutuhan nutrisi anak kucing ditentukan oleh faktor-faktor seperti usia, jenis, dan tingkat aktivitas. Meskipun anak kucing yang sedang tumbuh memerlukan kalori lebih banyak dibandingkan dengan kucing dewasa, pengawasan yang cermat diperlukan untuk mencegah pemberian makan berlebih dan risiko obesitas pada kucing.

Untuk anak kucing yang berusia lebih dari 6 minggu, pemberian makanan kucing kering atau basah seperti WHISKAS® setiap hari sebanyak ⅓ hingga ¼ cup biasanya cukup. Jumlah ini dapat disesuaikan seiring dengan pertumbuhan anak kucing.

Umur berapa kitten boleh makan? Pastikan kucing Anda mendapatkan porsi makan yang tepat

Memastikan anak kucing lucu Anda mendapatkan porsi nutrisi yang tepat sangat penting. Mereka membutuhkan makanan yang seimbang dengan kandungan kalori yang tepat untuk menghindari kenaikan berat badan yang berlebihan. Jumlah makanan anak kucing yang disarankan tergantung pada ras, usia, dan tingkat aktivitas mereka. Lanjutkan membaca untuk mengetahui porsi makanan anak kucing yang tepat untuk anak kucing baru lahir selama tahap pertumbuhan mereka:

  1. Ketika anak kucing berusia 5 sampai 6 minggu dan mulai tumbuh gigi, mereka harus mulai proses menyapih, beralih dari susu induk mereka ke makanan kucing padat.
  2. Setelah anak kucing lucu Anda berhasil beralih ke makanan padat, sangat penting untuk memberikan mereka makanan yang kaya nutrisi untuk mendukung perkembangan fisik dan kognitif mereka. Anak kucing yang sedang tumbuh, khususnya, membutuhkan makanan berkalori tinggi seperti WHISKAS® makanan basah lebih sering, dibandingkan dengan kucing dewasa untuk mendukung pertumbuhan mereka.
  3. Ketika anak kucing lucu Anda yang lucu berusia 6 minggu, penting untuk memberi mereka makanan anak kucing WHISKAS® berkualitas tinggi setiap 5 sampai 6 jam sekali. Anak kucing lucu yang lebih besar yang berusia 4 sampai 6 bulan juga memerlukan makanan yang tinggi kalori dan bisa diberi makan hingga satu cup makanan anak kucing WHISKAS® yang kering.

UmurBerat Porsi makanan
6 minggu300 g hingga 680 g¼ hingga ⅓ cup
7 minggu sampai 5 bulan680 g hingga 2.6 kg⅓ hingga 1 cup
Lebih dari 6 bulan2.6 kg hingga 5.4 kg⅔ hingga 1¼ cup

Tips Tambahan untuk Memberi Makan Anak Kucing

Untuk membantu anak kucing Anda tumbuh sehat dan kuat, perhatikan tips pemberian makan berikut: 

  1. Sajikan Makanan pada Suhu yang Tepat 
    Anak kucing lebih cenderung memakan makanan yang suhunya mendekati suhu ruangan. Makanan dingin bisa jadi tidak menarik dan dapat mengganggu pencernaan, jadi menghangatkannya sedikit dapat membuat waktu makan lebih menyenangkan.

  2. Tetapkan Jadwal Makan yang Teratur 
    Konsistensi adalah kunci. Untuk anak kucing berusia 6-12 minggu, usahakan untuk memberi makan empat kali sehari, kemudian kurangi menjadi tiga kali sehari setelah tiga bulan. Rutinitas yang teratur membantu anak kucing Anda merasa aman dan mendukung pertumbuhan yang sehat.

  3. Gunakan Mangkuk Makan yang Tepat 
    Pilih mangkuk yang dangkal dan lebar agar nyaman saat makan dan mencegah kelelahan kumis. Selalu letakkan mangkuk jauh dari kotak pasir untuk menjaga kebersihan dan mencegah kontaminasi. 

  4. Perkenalkan Makanan Baru Secara Bertahap 
    Saat beralih ke makanan baru, lakukan secara bertahap selama 7-10 hari. Mulailah dengan mencampurkan sebagian kecil makanan baru dengan yang lama, kemudian perlahan-lahan tingkatkan jumlah makanan baru. Ini membantu sistem pencernaan anak kucing Anda beradaptasi dan mencegah masalah seperti diare(open in new tab).

  5. Amati Anak Kucing Anda dengan Cermat 
    Perhatikan nafsu makan, berat badan, dan kesehatan secara keseluruhan. Perubahan mendadak seperti menolak makan, muntah(open in new tab), diare, atau kelesuan dapat mengindikasikan masalah kesehatan. Segera konsultasikan dengan dokter hewan Anda, karena mereka dapat memberikan panduan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak kucing Anda.

Mengapa kucing bermain dengan makanannya?

Kucing-kucing yang mengagumkan ini selalu berhasil menghibur kita dengan tingkah kocak mereka, dan salah satunya adalah bermain dengan makanan anak kucing. Namun, apakah Anda tahu bahwa bermain dengan makanan sebenarnya merupakan respons insting kucing yang berasal dari sifat predator mereka?

  1. Banyak kucing akan menyorong dan main-main dengan makanan mereka sebelum memakannya, membuat Anda bertanya-tanya mengapa kucing Anda berperilaku seperti itu. Kelihatan aneh memang, namun perilaku ini terkait dengan insting berburu mereka yang kuat. Di alam liar, kucing bergantung pada kemampuan predator mereka untuk menangkap mangsa sebagai makanan.
  2. Interaksi bermain dengan makanan ini merupakan perilaku alami bagi kucing, yang membantu mereka menentukan apakah mangsa mereka sehat dan cocok untuk dimakan.
  3. Kucing, terutama anak kucing yang suka bermain, adalah pemburu yang berinsting tajam dan suka bermain dengan mangsa mereka untuk melelahkannya, mengurangi kemungkinan mangsa tersebut untuk melawan atau melarikan diri.
  4. Selain itu, interaksi dengan makanan adalah cara bagi kucing dan anak kucing untuk menstimulasi indera mereka. Kucing rumahan mungkin bermain dengan makanan mereka sebagai cara untuk menghilangkan kebosanan dan menjaga insting berburu mereka tetap tajam. 

Strategi mengurangi perilaku bermain dengan makanan

Meskipun melihat kucing bermain dengan makanan WHISKAS® mereka dapat sangat menghibur, perilaku ini dapat menyebabkan pemborosan makanan dan situasi berantakan yang harus dibersihkan. Selain itu, kebiasaan bermain ini meningkatkan risiko kontaminasi makanan, yang berpotensi membahayakan kucing Anda dengan gangguan pencernaan.

Akibatnya, banyak pemilik kucing mencari cara untuk mencegah kucing mereka bermain dengan makanan mereka. Jika Anda seorang pemilik kucing yang mencari solusi untuk menghentikan kebiasaan kucing Anda bermain dengan makanan mereka, berikut adalah beberapa tips praktis untuk memberi sinyal pada anak kucing Anda bahwa ini bukan waktu bermain:

  1. Merendam makanan anak kucing WHISKAS® dalam air atau kaldu bisa menjadi cara efektif untuk menghindari kucing dari memukul makanan mereka. Kebanyakan kucing tidak suka bulu mereka basah, sehingga menambahkan kelembapan ekstra pada makanan basah WHISKAS® dapat mengurangi kecenderungan mereka untuk bermain dengan makanan mereka.
  2. Untuk mengurangi perilaku bermain dengan makanan kucing WHISKAS® sambil tetap mendorong perilaku imut anak kucing lucu yang bermain, Anda juga dapat mempertimbangkan menggunakan mangkuk teka-teki interaktif, yang dapat menghibur kucing Anda.