Whiskas imagery
Cari

Masukkan kata kunci di bawah ini untuk mencari artikel dan produk

Pengebirian Kucing

Apa itu Pengebirian pada Anak Kucing?

Jika Anda seorang pecinta kucing, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah pengebirian. Dalam pengertian yang paling diterima, pengebirian mengacu kepada proses medis untuk menghilangkan organ reproduksi hewan, baik secara keseluruhan, maupun sebagian besar darinya.

Istilah kebiri yang dipakai dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Latin ‘neuter’, yang berarti ‘tidak memiliki jenis kelamin’. Proses operasi pengangkatan organ reproduksi ini sering juga disebut sebagai ‘fixing’, dan dianggap sebagai salah satu bentuk pengebirian hewan yang paling umum. Kucing yang dikebiri berarti kucing yang kemampuan reproduksinya telah diangkat melalui proses pembedahan.

Mengapa kucing harus dikebiri?

Mungkin Anda bertanya, mengapa kucing perlu dikebiri? Sebagian besar rumah penampungan hewan, grup penyelamat hewan, dan yayasan penyayang hewan bukan saja hanya melakukan kastrasi pada kucing jantan, namun juga mendesak para pengadopsi kucing agar melakuan hal yang sama. Mereka melakukannya untuk menghindari kehamilan kucing yang tidak diinginkan yang mana akan menghasilkan anak-anak kucing yang bisa terlantar, dan membuat kelebihan populasi kucing yang tidak dapat teradopsi.

Saat ini, beberapa negara bahkan telah mewajibkan pemilik hewan peliharaan untuk mengebiri kucing mereka sebelum mengadopsi dan membawa mereka pulang ke rumah baru mereka. Anda ingin tahu, pada umur berapa bulan sebaiknya kucing dikebiri? Pada dasarnya, mengebiri kucing jantan sejak dini akan lebih efektif dalam menghindari munculnya masalah anak-anak kucing yang tidak diinginkan.

Bagaimana cara mengebiri kucing?

Jika Anda bertanya-tanya apa itu pengebirian kucing atau bagaimana cara mengebiri kucing, pengebirian kucing adalah salah satu prosedur bedah paling umum dan sederhana yang biasa dilakukan oleh dokter hewan. Prosedur ini lebih disukai oleh kebanyakan pemilik kucing karena hanya membutuhkan waktu pemulihan yang minimal. Pada umur berapa bulan sebaiknya kucing dikebiri? Kebanyakan, anak kucing dikebiri beberapa bulan setelah lahir. Mereka biasanya dipulangkan setelah beberapa jam pengamatan seusainya prosedur. Pengebirian tidak menyebabkan pendarahan atau pembengkakan, dan sebagian besar anak kucing dapat pulih dan kembali ke kehidupan normalnya dalam beberapa hari setelah prosedur tersebut. Juga, untuk menjawab bagaimana cara mengebiri kucing, ketahuilah bahwa proses pengebirian kucing dibedakan berdasarkan jenis kelamin kucing. Biasanya, pengebirian kucing jantan disebut dengan kastrasi, sedangkan untuk anak kucing betina disebut sebagai sterilisasi.

Kastrasi (Jantan) vs Sterilisasi (Betina)

Mengebiri, atau dalam hal ini mengkastrasi anak kucing jantan melibatkan operasi pengangkatan testis anak kucing. Pengebirian anak kucing adalah praktik umum baik untuk anak kucing domestik maupun liar. Ini bermanfaat untuk pengendalian kelahiran dan menghindari masalah anak-anak kucing yang terlantar, serta sebagai metode untuk memodifikasi perilaku.

Apa itu kastrasi kucing atau bagaimana cara mengkastrasi kucing? Kebanyakan kucing jantan dikebiri melalui pembedahan melalui proses vasektomi, di mana sayatan dibuat pada vas deferens, atau saluran yang menghubungkan testis dengan penis, yang lantas diikat. Walaupun proses vasektomi cukup rumit, namun proses kastrasi kucing ini efektif dalam mencegah sel sperma keluar dari testis dan dapat menghilangkan kemampuan mereka untuk bereproduksi.

Cara umum lain dari kastrasi kucing melibatkan proses pembedahan untuk membuka skrotum dengan sayatan kecil bagi mengeluarkan testis. Dokter hewan kemudian menggunakan jahitan untuk mengikat saluran sperma sebelum testis dipotong dan diangkat. Biasanya, sayatan pada kulit skrotum dibuat sangat kecil sehingga tidak perlu dijahit, dan akan sembuh total dalam waktu dua minggu setelah prosedur. Kucing yang dikebiri akan dibius selama operasi dilakukan.

Apa itu sterilisasi kucing pada kucing betina atau bagaimana cara mensterilisasi kucing kucing betina? Proses sterilisasi kucing betina Anda, atau sterilisasi kucing pada anak kucing betina dilakukan dengan cara mengangkat ovarium dan rahim. Dalam proses sterilisasi ini, anestesi umum dibutuhkan sebelum operasi laparoskopi dapat dilakukan. Dokter hewan akan melakukan operasi dengan membuat sayatan kecil pada abdomen, di bawah pusar. Rahim dan ovarium kemudian dikeluarkan dari sayatan sebelum dipotong dengan cermat. Meskipun benar-benar aman, sayatan bedah membutuhkan beberapa lapisan jahitan untuk ditutup. Sayatan akan mulai sembuh dalam minggu pertama setelah prosedur, dan jahitan dapat dilepas dalam waktu 7 hingga 10 hari. Dari sini, bisa dilihat bahwa sterilisasi bagi kucing betina adalah prosedur yang lebih rumit daripada pengkastrasian kucing jantan.

Bagaimana kastrasi memengaruhi perilaku anak kucing?

Pengebirian, atau kastrasi pada kucing jantan, adalah proses pembedahan untuk menghilangkan sama sekali kemampuan bereproduksi. Selain itu, proses ini juga menghilangkan kemampuan kucing jantan untuk memproduksi hormon seks testosteron mereka secara alami. Maka, kastrasi akan memberi dampak besar dalam perilaku kucing jantan, bila dibanding dengan perilaku kucing yang masih didorong oleh hormon jantan, yang juga dikenal sebagai perilaku dimorfik seksual. Bagaimanapun, biasanya temperamen, kepribadian, dan sikap terhadap pelatihan tidak akan terpengaruh oleh kastrasi, karena hormon seks jantan tidak memiliki pengaruh terhadap hal-hal tersebut. Namun, jika Anda mengkastrasi kucing jantan lebih awal, ini dapat meredam perkembangan karakteristik seksual sekunder pada anak kucing, seperti kelenjar di bagian dorsal ekor, ukuran penis, besarnya rahang, dan sebagainya.

Di sisi lain, kucing betina yang disterilisasi akan kehilangan sebagian besar dorongan seksual atau libidonya. Tanpa dorongan seksual, kucing betina cenderung tidak menanggapi panggilan kawin dan kehilangan keinginan untuk mencari pasangan. Kucing betina yang telah disterilisasi biasanya tidak lagi mengalami fase berahi (on heat) dan menarik perhatian kucing jantan, dan umumnya menjadi lebih tenang. Oleh karena itu, kucing yang dikebiri lebih mudah dijinakkan dan ditangani dan biasanya lebih lembut dan penuh kasih sayang.

Manfaat Pengebirian Anak Kucing

Jika Anda ingin tahu mengapa kucing perlu dikebiri, berikut adalah beberapa manfaat kucing yang dikebiri:

  • Pengendalian Populasi:

Pengendalian populasi adalah salah satu manfaat pengebirian kucing yang penting. Membiarkan kucing kecil Anda berkembang biak secara alami tidak hanya memperburuk kesehatan mereka, tetapi juga menyebabkan luapan populasi hewan peliharaan. Beberapa kucing menghadapi komplikasi kesehatan yang parah saat melahirkan atau saat menyusui. Namun, dengan hilangnya kemampuan mereka untuk berkembang biak, populasi kucing dapat dikendalikan secara efektif, dan juga mengurangi biaya tambahan untuk memelihara anak-anak kucing yang tidak diinginkan.

  • Kesehatan:

Selain menghindari komplikasi kesehatan saat melahirkan atau menyusui, sterilisasi pada kucing betina juga dapat memainkan peran penting dalam menjaga mereka agar tetap sehat. Karena sterilisasi melibatkan pengangkatan rahim dan ovarium sepenuhnya, kucing yang telah disterilisasi tidak mungkin menderita penyakit seperti infeksi rahim, kista ovarium, serta kanker saluran reproduksi. Ini juga membantu dalam menyelesaikan masalah penyemprotan urin, yang umum terjadi pada kucing betina yang sedang mengalami fase berahi.

  • Agresi:

Manfaat kebiri pada kucing sangat efektif untuk melawan agresi pada kucing. Pada kucing jantan yang dikastrasi, produksi testosteron benar-benar terputus, ini secara signifikan mempengaruhi semua perilaku dimorfik seksual mereka, termasuk agresi. Kastrasi akan mengurangi kecenderungan untuk berkelahi atau berkeliaran di hampir 90% kucing. Selain itu, sterilisasi pada kucing betina dapat membuat mereka menjadi lebih pendiam, lebih lembut dan penyayang.

  • Perubahan Fisik:

Ini adalah salah satu manfaat terbesar dari mengkastrasi kucing jantan. Walaupun kastrasi pada kucing jantan tidak berdampak pada perkembangan fisik kucing, termasuk tinggi, berat, maupun ukuran uretra, namun, manfaat kastrasi kucing dapat memberi dampak yang lebih besar pada perkembangan karakteristik seksual sekunder, termasuk, ukuran penis, besarnya rahang, dan kelenjar di bagian dorsal ekor.

Pada umur berapa bulan sebaiknya kucing dikebiri? Usia yang tepat untuk pengebirian

Apakah Anda bertanya-tanya, pada umur berapa bulan sebaiknya kucing dikebiri? Meskipun ada beberapa manfaat dari kucing yang dikebiri pada bulan-bulan awal hidup mereka, hal itu juga dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius, seperti pertumbuhan tulang yang tidak normal, yang dapat menghalangi kesempurnaan struktur fisik anak kucing.

Meskipun kastrasi pada kucing jantan dapat dilakukan kapan saja, kebanyakan dokter hewan percaya bahwa saat yang terbaik untuk menkastrasi kucing Anda adalah setelah mereka berusia lima atau enam bulan, ini adalah merupakan usia minimum untuk melakukan kastrasi pada kucing. Tetapi untuk menjawab dengan tepat, pada umur berapa bulan sebaiknya kucing jantan dikastrasi? Ketahuilah bahwa semua kucing adalah unik. Jadi, adalah penting untuk Anda berkonsultasi dengan dokter hewan Anda sebelum membuat janji temu untuk mengkastrasi kucing Anda.

Bagaimana cara merawat kucing setelah dikebiri?

Meskipun waktu yang diperlukan bagi pemulihan setelah prosedur pengebirian termasuk minimal, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk memastikan kucing kesayangan Anda dapat pulih dan sembuh dengan sendirinya dengan lebih cepat. Tips merawat kucing seusai menjalani prosedur pengebirian kucing antara lain:

  • Seusai menjalani prosedur pengebirian kucing, penting bagi kucing Anda untuk beristirahat untuk mempercepat penyembuhan mereka. Jadi, penting untuk menjauhkan mereka dari suasana yang memungkinkan membuat mereka menjadi gelisah atau bersemangat, seperti gangguan dari anak-anak dan lalu lintas.
  • Akses kucing kesayangan Anda sebaiknya dibatasi dalam area yang lebih kecil agar mudah bagi mereka mencapai makanan, air, dan kotak pasir mereka, untuk setidaknya selama 10 hari.
  • Pastikan kucing Anda berada dalam lingkungan yang nyaman, jauh dari kebisingan dan suara keras. Hindari mereka melakukan aktivitas fisik yang berlebihan, seperti melompat ke furnitur.
  • Walau kucing setelah dikebiri bisa menjadi lebih lembut dan tenang. Namun, kucing jantan masih dapat menunjukkan tanda-tanda agresi sebagai sisa dari hormon seks jantan mereka.
  • Anda dapat merawat kucing yang baru dikebiri dengan memastikan mereka memiliki tempat tidur yang nyaman. Bantal atau selimut yang lembut akan sangat membantu untuk situasi ini.
  • Berapa hari diperlukan untuk pemulihan kucing jantan yang baru dikastrasi? Prosedur kastrasi mereka relatif singkat, dan masa pemulihan mereka pun cukup minimal.

Pertanyaan Umum untuk Pengebirian Anak Kucing

  1. Apakah usia terbaik untuk mengebiri anak kucing?

    Pada umur berapa bulan sebaiknya kucing dikebiri? Saat yang terbaik untuk mengebiri kucing Anda adalah setelah mereka berusia lima atau enam bulan. Namun, tidak ada dua kucing yang sama. Jadi, lebih baik berkonsultasi dengan dokter hewan Anda untuk mendapat nasihat profesional tentang kapan kucing Anda harus menjalani kastrasi atau sterilisasi. Pastikan kucing yang telah dikebiri milik Anda mendapat perawatan yang tepat setelah dikebiri sesuai prosedur.

  2. Apakah anak kucing akan berubah setelah dikastrasi?

    Perilaku anak kucing, seperti kepribadian, sikap terhadap pelatihan, dan preferensi mereka tidak akan berubah setelah dikebiri. Namun, mengkastrasi kucing jantan akan membuat mereka kehilangan sumber testosteron, hormon seks jantan, yang mengakibatkan perubahan perilaku yang sebelumnya didorong oleh hormon seks tersebut, seperti berkeliaran dan agresi.

  3. Apa yang terjadi jika Anda mengkastrasi anak kucing terlalu dini?

    Kapan kucing bisa dikebiri? Meskipun kastrasi pada kucing jantan sejak dini dapat membantu dalam pengendalian populasi dan menghindari masalah anak-anak kucing yang tidak diinginkan, jika dilakukan pada usia yang sangat muda, kastrasi dapat menghambat penutupan lempeng tulang, yang mana akan mempengaruhi pertumbuhan anak kucing tersebut. Anak kucing yang dikastrasi terlalu dini juga dapat menyebabkan uretra yang lebih sempit, meningkatkan risiko penyumbatan saluran kemih. Waktu yang tepat untuk mengkastrasi kucing adalah saat berumur lima sampai enam bulan.

  4. Apakah sterilisasi menenangkan anak kucing?

    Mensterilisasi anak kucing betina dapat mengurangi libido atau gairah seks mereka. Tanpa dorongan seks yang memadai, kucing betina tidak akan menanggapi panggilan kawin atau mencari calon pasangan saat mereka berahi. Jadi, sterilisasi dapat menenangkan anak kucing betina, membuat mereka lebih lembut dan penyayang.